22 Sept 2010 adalah saat aku sidang kelulusan.
Tak terasa hampir setahun yang lalu aku juga berada dalam kondisi yang cukup sulit dalam hidupku. Saat-saat perjuangan untuk lulus. Setiap hari selama berbulan-bulan aku harus duduk pagi hingga malam di depan laptop ini dan mengerjakan tugas itu. Sungguh membuat stres juga kadang-kadang, karena aku tidak memiliki banyak kemampuan untuk mengerjakannya.^_^.
Mungkin hal itu membuat pengalaman berikutnya menjadi sungguh mengesankan…
Aku mengerjakan revisi tugas akhirku secepat mungkin karena aku ingin mewujudkan impianku saat itu, untuk bertemu dengan Master TNH dan mengikuti retret dibimbing langsung olehnya. Aku sangat mengaguminya. Aku sudah banyak membaca literatur, ceramah, buku yang ia tulis. Aku juga merasakan banyak perbaikan dalam hidupku setelah mempraktikkannya. Meski tugas akhir itu sesungguhnya belum beres.. aku pun pergi retret ^_^..hohoho..nampaknya aku sudah tak peduli lagi dengan nilainya yang penting aku sudah lulus.
Aku datang ke retret itu dan terlambat, karena siangnya aku harus mengurus tugas akhirku itu. Aku juga harus berpetualang seperti bolang sendirian karena aku tak pernah ke tempat itu sebelumnya. Akhirnya! sampai juga jam 9 malam dan tertinggal sebuah sesi. Kata temanku, aku hanya tertinggal intro dan chanting nya saja, tapi kata mereka chantingnya keren T_T aku jadi ingin mendengarnya.
Singkat cerita tiga hari berikutnya adalah hari-hari yang luar biasa. Kebijaksanaan dari Thay dan pola hidup yang sangat damai membuatku merasakan kedamaian dan kebahagiaan yang luar biasa dari apa yang pernah aku rasakan.
Setelah pulang dari sana aku pun mulai mecari-cari video yang berisi chanting yang katanya keren itu. Dan akhirnya aku menemukannya! Temanku memberikan video public talk TNH di Singapore.
Yah.. akupun melihat video itu..
Entah apa yang terjadi tetapi aku merasakan rasa syukur yang teramat sangat dan yah.. air mata pun langsung mengalir deras sewaktu mendengar chant itu. Yeah, itu seperti tears of gratitude.. untuk bisa bertemu Thay dan merasakan kebahagiaan selama retret itu. Selain itu, aku juga merasakan seperti sebuah energi yang menyentuhku, menenangkanku, dan membuatku menjadi lebih damai sewaktu mendengarkannya.
Setahun sudah berlalu dan kini aku baru mendengarnya kembali. Beberapa bulan ini sepertinya menjadi bulan-bulan yang cukup berat, bahkan lebih berat dibanding sewaktu kuliah dahulu. Pada saat aku mendengarnya setelah lama tak pernah mendengarnya ya.. mata ini sudah jadi bendungan air..hoho..
Semoga teman-teman lain juga dapat tertarik untuk mendengarnya.. Mungkin efeknya akan beda, tak sepertiku. Tapi aku yakin, dengan mendengarkan chanting ini, perasaan kita akan terasa jauh lebih baik..